Manila , 5 Mei 2015 

   Rombongan Bencmarking Pendidikan dan Pelatihan Tingkat II Badiklatda Provinsi Jawa Barat yang berjumlah 35 orang terdiri dari 30 peserta dan panitia penyelenggara dalam kunjungannya ke KBRI Philipina di Manila di terima secara resmi oleh Duta Besar berkuasa penuh untuk Negara Philipina , Bapak Letnan Jenderal ( Purn ) Jonny J Lumintang di KBRI Manila. 

    Peserta Diklat Pim yang di pimpin oleh Kepala Bidang Diklat Kepemimpinan dan fungsional , Drs Budy Hermawan , Msi membawa rombongan peserta sejumlah 30 orang serta para Widyaiswara sejumlah 5 orang. Peserta terdiri atas 2 orang dari BPKP Provinsi, 7 orang dari kementrian serta 21 orang dari provinsi serta kabupaten/kota di Indonesia. Dalam sambutannya , Duta Besar RI untuk Philipina Menyatakan bahwa negara Philipina adalah negara di asia yang memiliki potensi perekonomian yang sangat potensial bahkan hampir memyamai Negeri Tiongkok. Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean diharapkan negara indonesia memiliki etos kerja yang baik serta meningkat dengan mengikuti etos kerja negara negara besar lainnya juga seperti negara Philipina. Presentasi selanjutnya di sampaikan oleh Ibu Erna sebagai kepala seksi ekonomi KBRI Indonesia di Manila yang menjelaskan tentang hubungan RI dengan Piliinana sejak tahun 1949. Kerja sama ini dalam bentuk poleksosbud serta kerja sama lainnya seperti tenaga kerja bagi kedua belah negara. Neraca perdagangan ekonomi RI - piliipina Trendnya semakin positif dalam tahun ketahun Investasi Philipina di Indonesia pun semakin naik trendnya di Indonesia dengan jumlah proyek sejumlah 64 buah dengan total invest senilai 93,5 ribu US $ Sektor pariwisata di Pilipina pun naik dengan rata rata jumlah wisatawan yang berkunjung ke Indonesia semakin naik. Jumlah penduduk pilipina ; 102.953.300 ( 2015) Jumlah pulau ; 7.107 buah 

    Dalam sambutannya , Drs Budy Hermawan, Msi selaku Kepala Bidang Diklat Pim menyatakan bahwa tujuan dari pelaksanaan Bencmarking ke Negara Philipina adalah untuk mencari Best Practise bagi pelaksanaan sistem dan manajemen pemerintahan di negara tersebut. Berdasarkan penilaian Worlwide Governance Indivators , Kondisi Goverment Effectiveness Philipina dalam beberapa tahun terakhir sampai dengan tahun 2014 masih berada di atas Indonesia. Melalui kegiatan ini diharapkan peserta Pim II yang terdiri dari para pejabat Esselon 2 di Departemen / daerahnya diharapkan dapat mengadopsi serta mengaplikasikan seluruh Best Practise yang didapatkan melalui kegiatan Bencmarking yang di laksanakan selama 5 hari ini sejak tanggal 4- 8 Mei 2015. 

 

    Budi Hermawan selaku Wakil Ketua Bidang Pelayanan dan Penyiaran Media PB PON 2016 Jawa Barat pun tak lupa mensosialisasikan kegiatan PON yang akan di laksanakan di Jawa Barat di hadapan Bapak Duta Besar RI untuk Manila serta beberapa pejabat kedutaan Besar RI serta para tamu undangan lainnya dengan memberikan Maskot PPM PON Mang Surili pada acara di Kedubes RI tersebut.

MyLiveChat

Berita Foto

OL From Cianjur

Penerimaan Obsevasi Lapangan (OL) Peserta Diklat ...

Pameran Inovasi ...

Pembukaan Diklat ...

Pembukaan dan pengarahan Diklat Prajab Golongan ...

Follow Badiklatda on Twitter