Bandung,16 Agustus 2016

Bertempat di Aula Utama Badan Pendidikan dan Pelatihan Daerah Provinsi Jawa Barat, Jalan Windu Nomor 26 Kota Bandung, berlangsung penutupan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat II (Diklat Pim Tk. II) Angkatan VIII Tahun 2016. Penutupan yang dihadiri Sekretaris Utama Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia berlangsung khidmat.

Kepala Bidang Diklat Pim dan Fungsional, Drs. Budy Hermawan, M.Si sebagai penyelenggara menyampaikan ulasan laporan penyelenggaraan kegiatan. Dalam Laporannya Budy menyampaikan bahwa Diklat Pim Tk. II Angkatan VIII menghasilkan Alumni sebanyak 60 orang. Penyelenggaraan Diklat Pim Tk. II berpedoman kepada Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2015 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tinkat II.  Berdasarkan hasil evaluasi, sebanyak 60 orang dinyatakan lulus dan terbagi dalam beberapa kategor. Kategori SANGAT MEMUASKAN sebanyak 5 orang, MEMUASKAN 37 orang, CUKUP MEMUASKAN sebanyak 17 orang dan 1 orang termasuk ke dalam kategori DITUNDA KELULUSAN. Selain pembagian kategori tadi, hasil evaluasi juga menghasilkan 5 peserta terbaik yang berdasarkan pada inovasi,  proyek perubahan dan kebermanfaatannya.

Masih dalam laporan penyelenggara, Budy menyebutkan 5 peserta terbaik, yaitu:

1.     Dr. Ir. Sugeng Santoso, MT. dengan Inovasi “Strategi Penyediaan Dana Ekonomi Kreatif”, yang berasal dari Badan Ekonomi Kreatif;

2.     Prof. Dr. Ir. Efrizon Umar, MT. dengan Inovasi “Pendayagunaan dan Pengembangan Reaktor Nuklir”, yang berasal dari Badan Tenaga Nuklir Nasional;

3.     Koswara, SE., Ak.MM., CFrA.  dengan Inovasi “Coaching Clinic dan Duty Manager”, yang berasal dari Pemerintah Kota Bandung;

4.     Drs. Zamrowi, M.Si. dengan Inovasi “Membuat Transformasi Sistem Pengelolaan Sampah”, yang berasal dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pemerintah Kota Depok;

5.     drg. Setiawaty, M.Kes. dengan Inovasi “Pembuatan Budaya PIKO”, yang berasal dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Daerah Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Herri Hudaya dalam sambutannya menyampaikan sedikit guyonan tentang penambahan waktu Diklat Pim. Pasalnya, walaupun peserta telah dinyatakan lulus semua, raut wajah peserta masih sulit untuk tersenyum. Hal ini menggambarkan bahwa perjuangan untuk lulus Diklat Pim sangatlah berat. Ucapan selamat disampaikan kepada seluruh peserta yang telah mengikuti Diklat Pim dan mengikuti setiapan tahapannya. Melalui pendidikan dan pelatihan, diharapkan bisa menjadikan Aparatur Sipil Negara (ASN) lebih profesional. Sehingga target dalam Grand Design Reformasi Birokrasi Indonesia bahwa Tahun 2025 ASN berkelas dunia bisa terwujud.

Assisten Administrasi Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Muhamad Solihin, M.Si yang bertindak mewakili Gubernur Jawa Barat untuk menyampaikan sambutan. Dalam penyampaian sambutan, Muhamad Solihin menyampaikan bahwa masyarakat membutuhkan pemimpin yang tidak lupa diri ketika mendapat kepercayaan serta pemimpin yang tidak menyalahgunakan kekuasaan yang dimilikinya. Pemimpin seperti itu akan mengantarkan masyarakat dan pemerintahannya mencapai civil society. Maksud civil society disini adalah masyarakat yang tanggap, beradab, madani dan memiliki budaya aslinya meskipun terjadi pertukaran budaya secara besar-besaran. Pemimpin tidak cukup hanya dengan bersih dan berwibawa tetapi dibutuhkan pemimpin kredibel yaitu pemimpin yang dapat menumbuhkan kepercayaan pada orang lain. Membangun integritas birokrasi memerlukan waktu dan kesungguhan. Dengan mulai menerapkan integritas dari individual para birokrat yang kemudian akan menjadi kebiasaan atau perilaku berintegritas sehingga pada akhirnya menjadi integritas sebagai “way of life”. Ketika seorang pemimpin mampuh menjadikan integritas sebagai “way of life” maka ie menjadi teladan bagi orang-orang yang dipimpinnya. Semoga alumni Diklat Pim Tk. II Angkatan VIII Tahun 2016 yang membawa titel sebagai pemimpin perubahan bisa menjadikan integritas sebagai “way of life”.

 

Sekretaris Utama Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia, SriHadiati WK, SH, MBA berkenan menyampaikan sambutan dan menutup secara resmi penyelenggaraan Diklat Pim Tk. II Angkatan VIII Tahun 2016. Sri bertindak mewakili Kepala Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. Didalam penyampaian sambutan, Sri memaparkan bahwa peserta Diklat Pim Tk. II bisa lulus semua merupakan prestasi yang bagus. Menyambung membahas integritas, integritas sering diucapkan tetapi tidak cukup dengan ucapan. Ketika integritas menjadi cara bekerja ASN maka tindakan penyalahgunaan wewenang tidak akan terjadi. Namun hingga saat ini kata integritas baru sampai pada tahap “Life Service”. Untuk mewujudkan ASN yang berkelas dunia, tentunya harus memenuhi berbagai kriteria yang salah satunya adalah integritas. Salah satu cara untuk membentuk ASN yang berintegritas adalah dengan merubah sistem diklat. Dengan proyek perubahan, inovasi yang dilakukan oleh peserta dengan kunci konsisten, maka inovasi tidak akan berhenti ketika Diklat Pim berakhir. Jadikan berakhirnya Diklat Pim II sebagai awal perubahan daam meningkatkan kinerja menuju ASN berkelas dunia. 

MyLiveChat

Berita Foto

OL From Cianjur

Penerimaan Obsevasi Lapangan (OL) Peserta Diklat ...

Pameran Inovasi ...

Pembukaan Diklat ...

Pembukaan dan pengarahan Diklat Prajab Golongan ...

Follow Badiklatda on Twitter