Sejumlah 60 siswa yang terdiri dari 30 siswa Golongan II dan 30 siswa Golongan III mengikuti Upacara Pembukaan Uji Coba Diklat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Ex Honorer Kategori 2 (K2) (Diklat Pelaksana Pertama dan Pelaksana Lanjutan) di Aula Badan Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Badiklatda) Provinsi Jawa Barat, Rabu (21/09).

Kepala Bidang Pengembangan Diklat Badan Pendidikan dan Pelatihan Daerah Provinsi Jawa Barat, Engkus Sutisna, ST., MT Membuka secara langsung kegiatan tersebut sekaligus memaparkan, terdapat 4 quadran dalam pemetaan ASN, diantaranya :

1.    ASN yang memiliki Kompetensi dan berkinerja bagus.

2.    ASN yang berkinerja bagus namun kurang berkompetensi.

3.    ASN memiliki kompetensi namun berkinerja lemah.

4.    ASN yang tidak berkompetensi dan berkinerja lemah.

Untuk point 2 dan 3 lanjut Engkus, ASN perlu diikut sertakan program Diklat, dalam hal ini pegawai wajib mengikuti Diklat untuk meningkatkan kompetensi sebagai ASN dan atau meningkatkan semangat kinerja dalam melaksanakan tugas pokok dan funsgsinya (Tupoksi) sebagai ASN. Untuk point ke 4  dikarenakan ASN tidak memiliki kompetensi dan berkinerja lemah maka akan dirasionalisasikan dalam hal ini pegawai tersebut di pensiun dinikan. Untuk rasionalisasi berlaku untuk golongan I, II, III, dan IV, jadi rasionalisasi ASN berlaku untuk semua golongan bagi ASN yang tidak berkompeten dan berkinerja lemah.

Pengembangan kompetensi (kemampuan melaksanakan tugas yang ditunjang oleh pendidikan, keterampilan dan perilaku) ASN bisa dilakukan melalui Diklat, Seminar, Lokakarya, Benchmarking dll, kompetensi yang mesti dimiliki ASN antara lain; kompetensi manajerial, Teknis, Sosio kultural, dan Pemerintahan. Tandas Engkus.

 

Sementara itu Sekretaris Penyelenggara Uji Coba Diklat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Kategori 2 (K2) (Diklat Pelaksana Pertama dan Pelaksana Lanjutan), Dadang Suherlan, S.Sos., MM melaporkan, kegiatan ini ditargetkan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan peserta yang diperlukan dalam melaksanakan administrasi umum dan mampu melaksanakan tugas dan fungsinya dengan penguasaan pengetahuan dalam bidang pengelolaan administrasi umum. Program ini, lanjut Dadang diharapkan dapat mencetak ASN yang memiliki kompetensi serta dapat meningkatkan kinerja dalam melaksanakan funsi-fungsi administrasi perkantoran, kegiatan pelayanan publik serta administrasi pemerintahan di instansinya masing-masing. ***Hendra Setiawan

MyLiveChat

Berita Foto

OL From Cianjur

Penerimaan Obsevasi Lapangan (OL) Peserta Diklat ...

Pameran Inovasi ...

Pembukaan Diklat ...

Pembukaan dan pengarahan Diklat Prajab Golongan ...

Follow Badiklatda on Twitter