Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Iwa Karniwa S.E.Ak., MM menutup secara langsung kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat II (Diklat Pim II) Angkatan IX Tahun 2016 di Aula Badan Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Badiklatda) Provinsi Jawa Barat, Kamis (10/11). Dalam sambutannya Iwa menyampaikan, pejabat struktural esselon II wajib memiliki kompetensi tiga ranah diantaranya; kemampuan dalam menguasai secara teknis bidang tugasnya, kemampuan dalam menerapkan kode etik yang dituntut oleh bidang tugasnya, dan kemampuan dalam menunjukan komitmen dalam pelaksanaan tugas jabatannya. Kombinasi ketiga kemampuan inilah yang membangun profesionalisme pada masing-masing pejabat struktural, selain standar kompetensi tersebut yang tidak kalah pentingnya adalah kapasitas pemimpin yang mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Hal ini dikarenakan tantangan dalam membenahi birokrasi atau sektor publik sangatlah besar yang tentunya menjadi tugas dan tanggung jawab bagi seorang pemimpin. Lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut Iwa mengingatkan, seluruh peserta Diklat Pim II Angkatan IX ini mampu meningkatkan kompetensi selaku pemangku jabatan struktural. Konsisten dan komitmen kuat untuk melanjutkan perubahan di sektor publik, dimulai dari penerapan integritas secara individual dari para birokrat yang kemudian akan menjadi sebuah kebiasaan/perilaku berinovasi yang pada akirnya akan menjadi sebuah integritas sebagai way of life, pungkas Iwa.

Sementara itu Kepala Bidang Diklat Kemepimpinan dan Fungsional Badiklatda Provinsi Jawa Barat, Drs. Budi Hermawan, M.Si memaparkan, Diklatpim Tingkat II merupakan diklat wajib yang harus diikuti bagi seluruh PNS yang akan menduduki jabatan Eselon II, atau telah menduduki jabatan Eselon II sebagaimana tertuang dalam  pasal 7 ayat (1) pp no. 13 tahun 2002. Penyelenggaraan Diklatpim Tingkat II didasarkan  kepada Peraturan Kepala LAN RI no. 18 Tahun 2015 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat II.

Budi menambahkan, Pembelajaran  Diklatpim Tingkat II dengan pola baru dilaksanakan dengan lima agenda yaitu self mastery, diagnostic reading, inovasi, membangun tim dan penyusunan proyek perubahan.

adapun tahapan pembelajaran  sebagai berikut :

1.Tahap diagnosa kebutuhan perubahan organisasi (diagnostic reading).

2.Tahap taking ownership (breaktrough I). 

3.Tahap merancang perubahan dan membangun tim, dalam tahap ini untuk menambah wawasan berkaitan dengan perubahan, siswa Diklatpim Tingkat II Angkatan IX telah melaksanakan benchmarking pada tanggal 22 sampai dengan 26 Agustus 2016 untuk kelas A ke Negara Malaysia, dan Kelas B ke Republik Sosialis Vietnam.    

4.Tahap laboratorium kepemimipinan (breakthrough II).

5.Tahap evaluasi   

Diklatpim Tingkat II Angkatan IX diikuti oleh 52 siswa dengan komposisi sebagai berikut :

1.Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi 2 orang

2.Kementerian Kesehatan 3 orang

3.Kementerian Pertahanan 2 orang

4.Provinsi Jawa Barat 1 orang

5.Provinsi Sulawesi utara 1 orang

6.Provinsi Kepulauan Riau 2 orang

Berikut daftar lima siswa terbaik Diklat Kepemimpinan Tingkat II (Diklat Pim II) Angkatan IX Tahun 2016: 

1.Dr. dr. Nucki Nursjamsi Hidyat, Sp.OT(K)., M.Kes (Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Hasan Sadikin Bandung, Kementerian Kesehatan RI)

2.Ir. Tristan Soemarjono, MM (Direktur Komponen Pendukung Ditjen Pothan, Kementerian Pertahanan RI)

3.Maria Fitriana, S.Sos., MM (Asisten Pemerintahan Kota Cimahi)

4.Drs. H. Edi Supriadi, M.Si (Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Bekasi)

5.Megy Magdalena L, SH., MH (Kepala Pusat BMN Baranahan, Kementerian Pertahanan RI).

 

**Hendra Setiawan**                        

MyLiveChat

Berita Foto

OL From Cianjur

Penerimaan Obsevasi Lapangan (OL) Peserta Diklat ...

Pameran Inovasi ...

Pembukaan Diklat ...

Pembukaan dan pengarahan Diklat Prajab Golongan ...

Follow Badiklatda on Twitter