BANDUNG – Kepala Dinas Pendidikan Jabar Wahyudin Zarkasyi menegaskan, segala bentuk pungutan di sekolah harus ditiadakan. Namun menurut Zarkasyi pihaknya tidak bisa melakukan pengawasan langsung terhadap masing-masing sekolah di Jawa Barat, hanya saja Dia berpesan untuk menyelamatkan atau mengutamakan siswa tak mampu. 

Hal itu dikatakan Kadisdik, di sela-sela acara penyerahan penghargaan Gubernur Jabar terhadap para guru dan tenaga pendidikan berprestasi Jabar 2014 di Gedung Sate, Kamis (7/8).

“Tentang pungutan itu sebaiknya tidak dilakukan lagi, karena kita harus transparan sekarang. Apalagi sudah ada dana BOS kan ? BOS dari Pusat, Provinsi dan bahkan ada Kabupaten Kota yang ikut menganggarkan BOS juga di APBD-nya. 

Tetapi kami memang tidak bisa melakukan pengawasan langsung ke sekolah-sekolah se-Jawa Barat, hanya saja kami bisa menekankan untuk sekolah agar menyelamatkan siswa dari kalangan tidak mampu agar tetap bisa sekolah jangan terkendala biaya” tegasnya.

Wahyudin Zarkasyi juga menyebutkan ada 19 Kabupaten Kota yang telah menganggarkan dalam APBDnya untuk dana BOS pendampingan BOS dari Pusat dan Provinsi.

“Ada 19 Kabupaten Kota yang telah menyertakan dana APBD nya untuk dana pendampingan BOS Pusat dan Provinsi. Diantaranya adalah Kota Banjar, Depok, Karawang dan Indramayu. Selain melakuan pendmpingan dana BOS, mereka juga menegaskan tidak boleh ada pungutan lagi di sekolah” pungkas Wahyudin. Sumber : ( http://www.jabarprov.go.id )

MyLiveChat

Berita Foto

OL From Cianjur

Penerimaan Obsevasi Lapangan (OL) Peserta Diklat ...

Pameran Inovasi ...

Pembukaan Diklat ...

Pembukaan dan pengarahan Diklat Prajab Golongan ...

Follow Badiklatda on Twitter