BOGOR-Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat, Dede Yusuf nenegaskan, dalam mengembangkan pramuka di Jawa Barat, harus selalu kreatif dan inovatif, harus memperbaharui cara-cara kegiatan yang sesuai dengan aspirasi generasi muda dan kebutuhan masyarakat.

“Hal tersebut sesuai dengan apa yang diinginkan oleh Bapak Pramuka Indonesia, Kakak Sri Sultan Hamengku Buwono IX. Beliau menyampaikan bahwa pramuka harus melakukan inovasi yang sesuai dengan selera generasi muda dan kebutuhan masyarakat dengan tanpa menghilangkan karakter bangsa,” kata Dede Yusuf  pada Peringatan Hari Pramuka ke-53 Tingkat Provinsi Jawa Barat, di Lapang Sempur, Jalan Sempur, Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Kamis (14/8).

Adapun prinsip moral kepramukaan yang dikemukakan Sri Sultan Hamengku Buwono IX sejatinya adalah budi pekerti mulia seperti dipaparkan dalam Tri Satia dan Dasa Darma untuk mencetak putra-putri berakhlak luhur,

“Saya berkeyakinan pramuka adalah salah satu jawaban dari kebutuhan masyarakat di setiap jaman dan dewasa ini yang penuh dengan tantangan. Pramuka harus menjadi filter bagi geraknya impor budaya, nilai-nlai sosial masyarakat dunia. Gerakan pramuka merupakan sekelompok barisan yang dipunyai masyarakat yang mampu menemukan sinergitas nasionalisme, internasionalisme dan humanisme agar berjalan beriringan,” katanya.

Tahun 2014 bagi gerakan pramuka, menurut Dede Yusuf,  merupakan tahun yang istimewa. Pasalnya, selain memperingati hari pramuka, juga pada tahun ini pemerintah telah menetapkan pendidikan kepramukaan ke dalam kurikulum 2013 sebagai ekstra kurikuler wajib. 
“Merupakan tugas besar dari pemerintah dan segenap insan pramuka dalam mewujudkan karakter bagi anak-anak dan remaja gerakan pramuka, khsusunya di Jabar,” katanya.   

Sementara itu, Ka Mabicab Kota Bogor, DR. Bima Arya selaku tuan rumah Peringatan hari Pramuka ke-53 Tahun 2014 mengatakan, peringatan hari pramuka sebagai momentum bagi gerakan pramuka untuk terus berlari menjemput masa depan yang membanggakan bagi kita semua.

Menurut DR. Bima Arya, ada dua nafas yang selaras dan seirama antara apa yang dicita-citakan dan yang direncanakan oleh Pemerintah Kota Bogor dengan gerakan pramuka yang selalu digelorakan oleh Ka Kwarda Jawa Barat, Kak Dede Yusuf. Yaitu, pertama kedekatan dan kecintaan kita semua kepada alam. Kedua, adalah aspek pembangunan karakter.

“Kegiatan pramuka tidak boleh hanya kegiatan-kegiatan yang sejalan dengan pakem saja, tapi harus kreatif, bepikir berbeda dari biasa.  Oleh karena itu, pramuka tidak boleh hanya identik dengan kamping atau mencari jejak saja, tapi pramuka adalah tentang pembangunan karakter. Pramuka adalah tentang petualangan, pramuka adalah tentang kreatifitas, yang harus kita dorong,” katanya. (enal) Sumber : ( http://www.jabarprov.go.id )

MyLiveChat

Berita Foto

OL From Cianjur

Penerimaan Obsevasi Lapangan (OL) Peserta Diklat ...

Pameran Inovasi ...

Pembukaan Diklat ...

Pembukaan dan pengarahan Diklat Prajab Golongan ...

Follow Badiklatda on Twitter