Bandung - Pembatasan subsidi BBM membuat masyarakat resah dan mengantri panjang di SPBU. Banyak yang mendorong agar subsidi BBM dicabut namun ada juga yang menolak. Kepala BI Wilayah Jabar Banten Dian Ediana Rae mengatakan lebih baik subsidi di cabut saja.

"Lifting semakin hari makin rendah, sedangkan impor semakin meningkat. Jadi menurut pandangan pribadi saya, lebih baik subsidi BBM dicabut 100% dan direlokasi ke hal lain seperti proyek infrastruktur. Coba bayangkan, misal, anggaran Rp 200 triliun dialihkan ke proyek infrastruktur. Akan jadi apa dari uang itu. Kita mungkin bisa memiliki infrastruktur yang sangat memadai untuk menopang roda perekonomian," tuturnya kepada wartawan di kantor BI jalan Braga.

Lebih lanjut dia mengatakan, relokasi anggaran subsidi BBM juga bisa digunakan untuk mensupport industri padat karya yang seiring berjalannya waktu, memungkinkan bisa mendrive pertumbuhan ekonomi dan menyerap banyak tenaga kerja.

Dengan begitu, menurutnya, masyarakat bisa memiliki kapasitas lebih untuk membeli BBM dengan tanpa subsidi pun. Kalau subsidi tidak juga dicabut, lanjut dia, permasalahan yang berkaitan dengan subsidi BBM akan seperti kanker, dari waktu ke waktu akan meningkat dan terus berulang masalahnya.

"Daya beli masyarakat perlu terus didongkrak. Harus ada keberanian politik dari pemerintah. Toh ini juga demi kebaikan kesehatan APBN," katanya.jo Sumber ( http://www.jabarprov.go.id )

MyLiveChat

Berita Foto

OL From Cianjur

Penerimaan Obsevasi Lapangan (OL) Peserta Diklat ...

Pameran Inovasi ...

Pembukaan Diklat ...

Pembukaan dan pengarahan Diklat Prajab Golongan ...

Follow Badiklatda on Twitter