BANDUNG- Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan (Walhi) Jawa Barat Dadan Ramdan menyatakan,  pencemaran lingkungan khususnya di sungai dengan limbah, tidak hanya merugikan warga tetapi juga sudah suatu praktek kejahatan.

“Membuang limbah industry sembarangan ke median lingkungan yaitu sungai, ini sudah termasuk kejahatan,” tegas Dadan, kepada www.Jabarprov.go.id beberapa waktu lalu.

Menurut Dadan, banyaknya kasus pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh perusahaan di Jawa Barat, sudah harus menjadi pembelajaran bagi masyarakat untuk segera melakukan tindakan.

“Kita harapkan masyarakat segera melaporkan ke Pemerintah Daerah atau ke Kementerian Lingkungan Hidup, jika menemukan adanya pencemaran lingkungan oleh perusahaan,” ucapnya.

Dadan menyatakan, pihaknya akan melakukan gugatan kepada penegak hukum jika Pemda dan perusahaan tidak melakukan upaya perbaikan system pembuangan limbah, sehingga pencemaran masih tetap terjadi.


“Kta akan mendorong, jika pemerintah dan perusahaan tidak melakukan perbaikan dalam waktu jangka pendek (6 bulan) maka kita akan melakukan langkah gugatan untuk efek jera kepada perusahaan,”katanya.


Menurut Dadan, Ipal harus dijalankan oleh setiap perusahaan sebelum membuang limbah air ke sungai, sebagai bentuk kewajiban perusahaan untuk menataati aturan-aturan hukum lingkungan.

“Di amdal sudah jelas mereka punya tanggungjawab prinsip itu, mengelola air limbah tidak membuang limbah sembarang dan itu menjadi 2 hal yang harus dijalankan oleh pemegang izin usaha,” pungkasnya. (Parno) Sumber : ( http://www.jabarprov.go.id )

MyLiveChat

Berita Foto

OL From Cianjur

Penerimaan Obsevasi Lapangan (OL) Peserta Diklat ...

Pameran Inovasi ...

Pembukaan Diklat ...

Pembukaan dan pengarahan Diklat Prajab Golongan ...

Follow Badiklatda on Twitter