BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyampaian Nota Pengantar Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2015. Gubernur menyampaikan hal ini dalam Rapat Paripurna DPRD Jawa Barat di Gedung DPRD Jabar Jl. Diponegoro 27 Bandung, pada Rabu (12/11).
 
Gubernur Ahmad Heryawan mengatakan anggaran tahun 2015 akan difokuskan pada pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi pertanian, dan lingkungan. “Fokusnya masih sama dengan tahun yang lalu, kita masih focus di pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi pertanian secara khusus, lalu pertaniannya, isu lingkungan-dengan Citarum Bestari masih menjadi unggulan”, ungkap Gubernur usai rapat.
 
Gubernur pun menambahkan, selain itu perhatian pada seni dan budaya, olahraga, perlindungan perempuan, pemuda, dan pariwisata serta ketahanan keluarga masih menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam perencanaan anggaran APBD Jabar tahun depan. Termasuk, penyelesaian dan pembangunan venue PON 2016, serta infrastruktur pendukungnya menjadi fokus perhatian juga.
 
Sementara itu, dalam nota pengantar yang dibacakan di hadapan para Anggota DPRD Jabar, Gubernur mengatakan bahwa penyusunan RAPBD Tahun 2015 merupakan sebuah momentum yang sangat penting untuk melaksanakan lanjutan pemabangunan di Jawa Barat dalam rangka mewujudkan visi pembangunan tahun 2013-2018 yaitu “Jawa Barat Maju dan Sejahtera Untuk Semua”.
 
Penyusunan RAPBD Tahun 2015 ini merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 58 tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, yang pelaksanaannya berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, sebagaimana telah diubah menjadi Permendagri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua atas Permendagri Nomor 13 tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, serta Permendagri Nomor 37 tahun 2014 tentang Pedoman Penyusunan APBD tahun 2015.
 
Perkiraan Pendapatan daerah yang tercantum dalam RAPBD Tahun 2015, yaitu: Rp 22,132 Triliun lebih atau meningkat 11,17% dibanding pendapatan pada APBD Tahun 2014 ini. Pendapatan ii berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diperkirakan menjadi Rp 15,38 Triliun lebih atau meningkat 18,01% dari tahun sebelumnya.
 
Sementara itu, Dana Perimbangan diperkirakan mencapai Rp 2,7 Triliun lebih atau mengalami pengurangan sebesar Rp 118,28 Milyar lebih. Dan Pendapatan Daerah lainnya yang sah mengalami penurunan sebesar Rp 4,8 Milyar lebih atau turun 0,12%.
 
Pada kebijakan Belanja; Anggaran Belanja Langsung pada tahun 2015 mencapai Rp 5,406 Triliun lebih yang meningkat dari tahun 2014 murni sebesar Rp 3,918 Triliun lebih. Sedangkan Belanja Tidak Langsung sebesar Rp 17,815 Triliun lebih atau meningkat dari tahun 2014 murni sebesar 17,276 Triliun lebih. Untuk itu, dari hasil perhitungan perkiraan Pendapatan dan Penerimaan Pembiayaan, maka volume APBD Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp 23,532 Triliun lebih meningkat dibanding tahun 2014 murni sebesar Rp 21,496 Triliun lebih atau meningkat sebesar 9,47%.
 
Pada Rapat Paripurna ini, Gubernur pun mengajukan 3 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), yaitu: Raperda tentang Pengelolaan Daerah Aliran Sungai, Raperda Ketenagalistrikan, dan Raperda tentang Keolahragaan untuk dibahas pada Kwartal III tahun Sidang DPRD 2014 ini. (Sumber: http://www.jabarprov.go.id )

MyLiveChat

Berita Foto

OL From Cianjur

Penerimaan Obsevasi Lapangan (OL) Peserta Diklat ...

Pameran Inovasi ...

Pembukaan Diklat ...

Pembukaan dan pengarahan Diklat Prajab Golongan ...

Follow Badiklatda on Twitter