JAKARTA–Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan bersilaturahmi dengan para pimpinan daerah dan tokoh Jawa Barat yang berada di DKI Jakarta. Pertemuan yang digelar di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jl. Jenderal Sudirman Nomor 86, Jakarta Pusat, pada Kamis malam (13/11) ini, juga dihadiri 3 menteri dari Kabinet Kerja Jokowi-JK.
 
Para menteri yang hadir pada pertemuan yang berlangsung hangat ini, yaitu: Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Agraria & Perencanaan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan, serta Menteri PAN & Reformasi Birokrasi Yudi Chrisnandi. Selain itu, hadir pula Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, sesepuh Jabar yang juga anggota DPR RI Popong Otdje Djunjunan, mantan Wakapolri Adang Daradjatun, mantan Wagub Jabar ke-10 Dede Yusuf, serta para anggota DPR asal Dapil Jabar, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Jabar, serta Ketua Kadin dan para pengusaha Jabar.
 
Dalam Malam Silaturahmi yang bertajuk “Rampak Sauyunan Ngawangun Jawa Barat”, Gubernur Ahmad Heryawan pada sambutannya mengatakan perlunya memperhatikan daerah asal untuk proporsionalitas, karena hal tersebut hingga akhir hayat tidak akan pernah berubah. “Oleh karena itu, hadirin sekalian sangatlah wajar dalam posisi proporsional kita memperhatikan tempat dimana kita berasal”, tutur Gubernur.
 
Pada kesempatan ini, Gubernur pun menuturkan harapannya kepada para tokoh asal Jabar yang saat ini duduk di pemerintahan dan legislatif pusat agar senantiasa memperhatikan Sunda dan Jawa Barat, untuk membangun bersama Jawa Barat, baik pembangunan fisik atau nonfisik demi kesejahteraan seluruh masyarakat Jawa Barat. Untuk itu, Gubernur pun berkelakar bahwa pihaknya tidak akan lagi memilih dan mendukung orang Jabar yang telah duduk di pemerintahan atau legislatif pusat apabila tidak memberikan perhatian dan perannya dalam membanguan Jawa Barat.
 
Selain itu, Gubernur menyampaikan berbagai kemajuan yang telah dicapai Jabar hingga saat ini. Seperti angka pasrtisipasi masyarakat Jabar dalam mengenyam pendidikan yang terus meningkat, serta pembangunan infrastruktur yang terus berkembang dan maju; seperti pembangunan Bandara Internasional Kertajati di Majalengka-yang saat ini sudah memasuki tahap pembangunan runway. Dengan demikian, pada tahun 2015 BIJB Kertajati sudah mencapai pembangunan terminal, sehingga 2017 mendatang sudah mulai dapat dioperasikan.
 
Pada kesempatan yang sama, salah satu menteri yang hadir, Susi Pudjiastuti memberikan apresiasinya terhadap pembangunan ifrastruktur Jabar yang lebih baik saat ini. Namun, Menteri Susi pun tetap memberikan sarannya kepada Pemda Jabar agar terus memperhatikan pembangunan sarana fisik dan nonfisik di Jabar, khususnya pada bidang perikanan, agar lebih baik lagi ke depannya.
 
Susi pun memuji kepada para petani dan nelayan Jawa Barat yang diakuinya paling pintar di Indonesia. “Jawa Barat itu sebetulnya kalau tadi dibilang petaninya paling pintar, nelayannya juga paling pintar. Jadi Jawa Tengah, Jawa Timur nelayan-nelayan Lobsternya itu dididik oleh nelayan-nelayan kita (Jawa Barat) yang kita bawa beberapa tahun yang lalu. Termasuk Pulau Simelu, disana ada pengepulan Lobster dengan 200 nelayan yang bisa mendapatkan 16 hingga 30 Milyar per tahun sejak tahun 2005”, ungkap Susi.
 
Susi pun menambahkan agar perlunya Jawa Barat melaksanakan tata kelola lingkungan laut dan hutan yang lebih sustainable. Untuk itu, ia berharap agar Gubernur dan Bupati di seluruh Jawa Barat segera membuat Perda tentang perlindungan mangrove yang tidak boleh ditembang lagi, serta Perda tentang pelarangan penjualan Lobster atau Kepiting yang bertelur.
 
Para tokoh yang hadir pun berharap pertemuan tersebut agar lebih sering untuk dilaksanakan. Selain untuk silaturahmi, hal ini pun dapat menjadi fasilitas komunikasi antar-para tokoh, pejabat, dan pemangku kepentingan lainnya demi terwujudnya kemajuan dan kesejahteraan Jabar. Sumber ( http://www.jabarprov.go.id )

MyLiveChat

Berita Foto

OL From Cianjur

Penerimaan Obsevasi Lapangan (OL) Peserta Diklat ...

Pameran Inovasi ...

Pembukaan Diklat ...

Pembukaan dan pengarahan Diklat Prajab Golongan ...

Follow Badiklatda on Twitter