BANDUNG - Moment Asean Economic Community atau dikenal dengan istilah Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) sudah di depan mata. Dengan moment tersebut, hubungan kerjasama di negara-negara di Asean akan semakin terbuka. Khususnya di bidang ekonomi, dimana arus perdagangan di negara-negara Asean pun akan semakin bebas.

Provinsi Jawa Barat dengan jumlah penduduk mencapai 20 persen dari total penduduk Indonesia merasa perlu untuk bersiap menyambut MEA tak terkecuali warga Jabar.  Berkaitan dengan ini, Biro Humas, Protokol dan Umum Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pokja Gedung Sate menyelenggarakan Seminar Kehumasan dengan tema “Persiapan Jawa Barat Sambut MEA 2015” Kamis (27/11) yang diikuti perwakilan dari 27 kabupaten kota sejawabarat, perwakilan DPRD Jabar, Deputi Komisioner OJK Pusat, Lucky Fathul Aziz dan Staf Ahli Kementrian Perdagangan Sondakh Anggraini, Ketua Kadin Jabar Agung Suryamal.

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan bahwa suka atau tidak, diterima atau tidak, Masyarakat Ekonomi Asean ini akan hadir di Indonesia. Jawa Barat dengan populasinya yang tinggi tentu harus siap menghadapinya.
 
"Suka atau tidak, diterima atau tidak, MEA ini hadir ditengah-tengah kita. Nah sekiranya kita siap atau tidak dalam menghadapinya? Ya harus siap," ungkap Ahmad Heryawan.

Ahmad Heryawan menambahkan, di seluruh Kabupaten/Kota yang ada di Jawa Barat ini utamanya adalah para pelaku UKM yang akan lebih merasakan dampaknya.
 
"Pelaku UKM di Kabupaten/Kota seJawa Barat ini paling banyak, mereka nanti yang lebih merasakan dampak dari perdagangan bebas MEA. Nah kita pun sebagai masyarakat akan kena imbasnya, dan pastinya pula akan berdampak pada perputaran ekonomi di Jawa Barat itu sendiri," ungkap Ahmad Heryawan. Sumber : ( http://www.jabarprov.go.id )

MyLiveChat

Berita Foto

OL From Cianjur

Penerimaan Obsevasi Lapangan (OL) Peserta Diklat ...

Pameran Inovasi ...

Pembukaan Diklat ...

Pembukaan dan pengarahan Diklat Prajab Golongan ...

Follow Badiklatda on Twitter