BANDUNG-Kepala Disindag Prov.Jabar Ferry Sofwan menegaskan, tidak ada mafia beras yang bermain di Jabar yang membuat harga beras di tingkat konsumen dan pengecer naik signifikan dalam dua pekan ini.

"Kalau pak menteri bilang ada mafia mungkin dilokasi lain, kalau Jabar, saya tegaskan tidak mungkin," ujarnya disela pemantauan stok beras di bulog Jabar.

Dia mengatakan Jabar menjadi sentra produksi beras bukan tempat pemasaran beras. Mafia beras hanya akan bisa terjadi di tingkat pemasaran yang mempermainkan stok dan harga.

Namun ia mengakui jika harga beras di Jabar khususnya Kota Bandung sudah naik sejak awal tahun dan hingga Februari sebesar 11 persen.

"Saya meminta kepada kepala daerah untuk mengajukan usulan operasi pasar ke sub divre bulog. Jangan menunggu terlalu lama sehingga harga beras bakal naik lagi," tuturnya.

Daerah di Jabar yang sudah siap menggelar OP adalah Bandung, Bekasi, Karawang, Bogor, Depok, dan Ciamis. Harga beras OP dijual Rp 7.400 per kg. jo. Sumber: ( http://www.jabarprov.go.id )

MyLiveChat

Berita Foto

OL From Cianjur

Penerimaan Obsevasi Lapangan (OL) Peserta Diklat ...

Pameran Inovasi ...

Pembukaan Diklat ...

Pembukaan dan pengarahan Diklat Prajab Golongan ...

Follow Badiklatda on Twitter