BANDUNG–Negara Inggris mengaku tertarik sejumlah proyek infrastruktur yang saat ini tengah dijalankan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Proyek pembangunan transportasi menjadi perhatian Inggris untuk menanamkan investasinya.

Usai melakukan pertemuan dengan Wakil Gubernur Deddy Mizwar bersama beberapa OPD terkait di Ruang Lokantara Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22, Kota Bandung pada Kamis (19/3), Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik mengatakan, Jawa Barat merupakan provinsi terbesar dan penting untuk Inggris. Untuk itu, pihaknya ingin meningkatkan kerjasama dengan Jawa Barat, khususnya investasi dalam pembangunan beberapa proyek transportasi yang menurutnya memiliki rencana yang baik.

“Ini kunjungan dan pertemuan kedua saya dengan Pemerintah Jawa Barat. Kami berdiskusi bagaimana memperdalam hubungan kerjasama antara Inggris dengan Jawa Barat. Kami berdiskusi misalnya tentang proyek-proyek transportasi umum, seperti bandara”, ungkap Moazzam.

Moazzam mengatakan ada banyak perusahaan di Inggris yang memiliki pengalaman baik dalam pembangunan bandara dan jalan tol. Dan ada beberapa perusahaan Inggris yang kini sudah melakukan investasinya di Indonesia dan Jawa Barat khususnya, serta siap untuk meningkatkan kerjasamanya termasuk kerjasama dengan pihak swasta atau public private partnership dalam beberapa proyek, seperti Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati dan beberapa proyek jalan tol.

Sementara itu, Wakil Gubernur Deddy Mizwar mengungkapkan kerjasama yang ditawarkan Inggris sangat menarik, karena melibatkan pihak swasta yang memungkinkan untuk mengalirnya investasi ke Jawa Barat.

“Public private partnership, bagaimana menciptakan pihak swasta dengan sebuah feasibility study oleh professional Inggris ini, yang memungkinkan akan mengalirnya investasi dari berbagai kalangan, bukan hanya pemerintah saja. Baik dengan swasta maupun individu. Ini menurut saya menjadi pola kerjasama yang menarik”, ujar Wagub.

Kerjasama tersebut bisa dilakukan dalam segala bidang. Namun, Wagub mengaku pihak Inggris sangat tertarik dengan proyek BIJB Kertajati dan beberapa proyek jalan tol seperti Cisumdawu. Namun, khusus untuk Bandara Kertajati, menurut Wagub PT BIJB harus dibenahi terlebih dahulu dan harus siap dalam mejalankan kerjasamanya.

“BIJB-nya harus dibenahi dulu, sehingga bisa dilakukan kerjasama dalam beberapa model. Saya kira BIJB harus siap, karena ini bukan hanya bandara, tapi aerocity-nya dan mungkin perusahaan penerbangan juga. Saya kira menyeluruh”, papar Wagub.

Wagub pun menuturkan kerjasama dalam beberapa proyek infrastruktur ini perlu untuk dilakukan. Karena hal ini untuk mendorong industri, pariwisata, dan pertanian di Jawa Barat.

Selain kerjasama dalam bidang infrastruktur, dalam pertemuan tersebut dibahas pula rencana pembentukan Sister Province. Namun, pihak Inggris pun terlebih dahulu akan mengkaji wilayahnya yang cocok untuk dijadikan sister province bagi Jawa Barat. Sumber ( http://www.jabarprov.go.id )

MyLiveChat

Berita Foto

OL From Cianjur

Penerimaan Obsevasi Lapangan (OL) Peserta Diklat ...

Pameran Inovasi ...

Pembukaan Diklat ...

Pembukaan dan pengarahan Diklat Prajab Golongan ...

Follow Badiklatda on Twitter