BANDUNG- Forum Advokasi & Horizontal Learning (AHL) Aliansi Kabupaten-Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) Bersama Provinsi Peduli Sanitasi yang berlangsung di Aula Barat Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (25/3).

Antara lain melahirkan Deklarasi Gubernur Peduli Sanitasi yang dibacakan dan ditandatangani pada penghujung acara.

Deklarasi Gubernur Peduli Sanitasi tersebut dibacakan dan ditandatangani antara lain oleh Gubernur Jawa Barat, H. Ahmad Heryawan dan Gubernur Jawa Timur Sukarwo, sebagai gerakan untuk mencapai Universal Akses Sanitasi di Wilayah Provinsi.

Deklarasi tersebut berisi dua bagian, yaitu bagian pertama para Gubernur menyadari atas empat point penting, sedangkan bagian kedua berisi tekad para Gubernur dalam menumbuhkan gerakan kepedulian dan komitmen mewujudkan universal akses sanitasi di Wilayah Provinsi.

Keempat point penting isi bagian pertama deklarasi adalah; -pertama, para Gubernur menyadari pembangunan sanitasi bersama penyediaan air bersih merupakan salah satu solusi nyata untuk upaya preventif kesehatan, terutama untuk upaya preventif dari penyakit akibat sanitasi lingkungan yang buruk.

Kedua, para Gubernur menyadari bahwa terbentuk modalitas dalam pembangunan sanitasi dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga tingkat pusat. Ketiga, para Gubernur menyadari bahwa provinsi memegang peranan yang strategis dalam pembangunan sanitasi, baik dalam hal koordinasi pembangunan, pembinaan, pendanaan dan pelaksanaan pembangunan, hingga monitoring dan evaluasi pembangunan sanitasi di wilayah provinsi.

Keempat, lebih dari itu, para Gubernur juga sangat menyadari bahwa pembangunan sanitasi dapat membawa multiplier effect yang besar terhadap kesehatan, kualitas lingkungan, hingga perekonomian di wilayah provinsi.

Atas dasar kesadaran tersebut di atas, para Gubernur bertekad menumbuhkan gerakan kepedulian dan komitmen dalam bentuk: Pertama, menjaga focus pembangunan sanitasi di wilayah provinsi dengan menjadikan sanitasi sebagai salah satu prioritas pembangunan. Kedua, menumbuhkan serta meningkatkan sinetgitas pembangunan sanitasi melalui upaya: memaksimalkan modalitas pembangunan sanitasi untuk dimanfaatkan dalam perencanaan dan penganggaran formal pembangunan provinsi dan upaya konsolidasi modalitas yang ada untuk pengusulan pendanaan pusat untuk pembangunan sanitasi di wilayah provinsi. 

Ketiga, memaksimalkan efektifitas anggaran kesehatan dalam APBD Provinsi untuk pendanaan pembangunan sanitasi di wilayah provinsi. (enal) Sumber : ( http://www.jabarprov.go.id )

MyLiveChat

Berita Foto

OL From Cianjur

Penerimaan Obsevasi Lapangan (OL) Peserta Diklat ...

Pameran Inovasi ...

Pembukaan Diklat ...

Pembukaan dan pengarahan Diklat Prajab Golongan ...

Follow Badiklatda on Twitter