BOGOR-KOTA. Pihak Disperindag Jabar, menghadapi Bulan Ramadhan terus melakukan pemantaun atas kondisi harga barang dan ketersediaan terutama yang paling banyak dibutuhkan oleh masyarakat seperti sembako dan barang lainnya.

Dari hasil pemantauan, diprediksi harga serta stok barang akan stabil. Hal demikian, diungkapkan Kadis Perindag Jabar, Ferry Sofwan Arif dalam keterangannya kepada jabarprov.go.Id, Minggu (14/6) di sela-sela kegiatan De Syukron di Kota Bogor.

Ferry, lebih lanjut memaparkan prediksi stabilnya barang yang dibutuhkan masyarakat menjelang Bulan Ramadhan didasarkan atas pertimbangan telah adanya langkah antisipasi. 

Untuk menjaga stok barang yang diprediksi akan mengalami lonjakan harga untuk jenis telur, cabai merah dan bawang merah telah disiapkan pasokan dari luar daerah.

Untuk mengantisipasi kekurangan stok telur akan dipasok dari di Yogyakarta dan Lampung. Jika masih tak mencukupi bisa didatangkan dari Sumut.

Untuk mengantisipasi kekurangan stok bawang merah dan cabai merah juga siap didatangkan dari Jateng.

Untuk sisi harga, dengan mempertimbangkan stok yang bisa diantisipasi kendati ada kenaikan, prosentase tidak akan mencapai di atas 10 persen.

Diakui untuk daging ayam pekan ini ada kenaikan. Penyebabnya, ujar Ferry harga ayam dari peternak mengalami kenaikan dari Rp.16.000,- per Kg menjadi Rp.19.000,- per Kg. (NR) Sumber ( http://www.jabarprov.go.id )

MyLiveChat

Berita Foto

OL From Cianjur

Penerimaan Obsevasi Lapangan (OL) Peserta Diklat ...

Pameran Inovasi ...

Pembukaan Diklat ...

Pembukaan dan pengarahan Diklat Prajab Golongan ...

Follow Badiklatda on Twitter