BANDUNG-Pemerintah Provinsi Jawa Barat masih menunggu perhitungan kerugian akibat banjir yang menerjang enam desa di Kuningan.

Sekretaris Daerah Jabar Iwa Karniwa mengatakan pihaknya sudah menurunkan BPBD dan Dinas Sosial ke lokasi bencana untuk melakukan evakuasi dan penurunan logistik. Menurutnya dari laporan, enam desa di Kecamatan Cibingbin, Kuningan, Minggu (22/1/2017) malam terendam banjir namun dalam waktu dua setengah jam sudah kembali surut.

“BPBD Jabar melakukan evakuasi, pendataan, pemantauan dan pendirian posko pengungsian di enam titik banjir serta membangun dapur umum. Selain itu Dinsos sudah mendistribusikan bantuan seperti makanan instant, dan pakaian,” katanya di Gedung Sate, Bandung, Senin (23/1).

Iwa mengaku sebetulnya Kamis pekan lalu, Bupati Kuningan juga sudah mengajukan surat pernyataan darurat bencana yang ditujukan ke Gubernur Jabar Ahmad Heryawan lewat Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Isi surat tersebut tentang ajuan adanya dana rehab dan rekonstruksi paska bencana di Kuningan baik banjir maupun longsor. “Kami sudah meminta BPKAD mempelajari dan mengusulkan ke Pak Gubernur agar Kuningan bisa dibahas dalam APBD Perubahan 2017 nanti,” tuturnya.

Menurutnya dari laporan BPBD di satu dusun di Desa Cibingbin saja ada 57 unit rumah terendam yang dihuni 60 kepala keluarga dan 198 jiwa. Selain itu dilaporkan ada indikasi sejumlah ternak yang berada di tepi Sungai Cijangkelok hanyut terbawa banjir.

“Untuk kerugian enam desa tersebut saat ini pihak BPBD masih melakukan penghitungan dan koordinasi dengan muspika dan aparat setempat. Saat ini air sudah surut, listrik pun sudah dinyalakan kembali" ujarnya.

Dinas Sosial Jawa Barat menyalurkan bantuan senilai Rp 140 juta bagi korban banjir di enam desa di Cibingbin, Kuningan. (Pun)

Sumber ( http://www.jabarprov.go.id/index.php/news/20974/2017/01/23/Pemprov-Jabar-Masih-Hitung-Kerugian-Banjir-Kuningan )

MyLiveChat

Berita Foto

OL From Cianjur

Penerimaan Obsevasi Lapangan (OL) Peserta Diklat ...

Pameran Inovasi ...

Pembukaan Diklat ...

Pembukaan dan pengarahan Diklat Prajab Golongan ...

Follow Badiklatda on Twitter