BANDUNG–Sesuai dengan agenda organisasi yang telah diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (ADART) Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Kepengurusan Kadin Jawa Barat periode 2013 -2018 menggelar Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kadin Jawa Barat III, yang dilaksanakan di Hotel Aryaduta, Jl. Sumatera Kota Bandung, Selasa (24/1).

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar hadir membuka secara resmi Rapimprov tersebut. Istimewanya, ‘keynote speech’ pun diberikan langsung Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) Jusuf Kalla.

Pada kesempatan tersebut, Wagub Deddy Mizwar memaparkan hal terkait kinerja perekonomian Provinsi Jawa Barat Tahun 2016. Berdasarkan berita resmi Badan Pusat statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat, perekonomian Jawa Barat pada Triwulan III 2016 yang terukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai 423,13 triliun, sedangkan PDRB atas dasar harga konstan 2010 325,18 triliun.

“Sehingga, Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE)  Jawa Barat Triwulan III 2016 terhadap triwulan III 2015 tumbuh 5,76% (yoy). Jadi meningkat dibanding periode yang sama pada tahun 2015 sebesar 5,02%,” ungkap Deddy Mizwar.

LPE Jabar juga tumbuh diatas LPE Nasional yang hanya 5,02%. Sementara itu, dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha informasi dan komunikasi, sebesar 13,66%, sedangkan dari sisi pengeluaran dicapai oleh komponen ekspor barang dan jasa yang tumbuh 13,08%.

Sumber laju pertumbuhan, atau Source of growth (SOG) secara year-on-year (yoy) dari sisi lapangan usaha, yang memberikan andil pertumbuhan terbesar adalah lapangan usaha industri pengolahan, yaitu sebesar 1,96%, sedangkan dari sisi pengeluaran, andil positif terhadap pertumbuhan adalah komponen ekspor barang dan jasa sebesar 4,65%.

“Selanjutnya pada bidang investasi, total realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) priode Januari sampai dengan September 2016 di Jawa Barat yaitu sebesar 111,405 triliun, atau meningkat sebesar 7,931 triliun dari periode yang sama tahun 2015. Dan ini telah mencapai 104,12% dari jumlah target investasi berdasarkan PMDB, yaitu 107 triliun,” sambung Deddy.

“Realisasi investasi tersebut terdiri dari 82,59 triliun proyek wajib LKPM, yang meliputi 60,33 triliun PMA, dan 22,26 triliun PMDN, serta 28,815 triliun proyek PMDN non-LKPM,” tambahnya.

Adapun jumlah tenaga kerja yang terserap keseluruhan sebanyak 307.745, meningkat sekitar 26.160 orang dari tahun 2015. Sedangkan jumlah proyek keseluruhan 28.034 proyek, meningkat sebanyak 1.960 proyek dari tahun 2015.

Sumber ( http://www.jabarprov.go.id/index.php/news/20995/2017/01/25/Deddy-Laju-Pertumbuhan-Ekonomi-Jabar-Meningkat )

MyLiveChat

Berita Foto

OL From Cianjur

Penerimaan Obsevasi Lapangan (OL) Peserta Diklat ...

Pameran Inovasi ...

Pembukaan Diklat ...

Pembukaan dan pengarahan Diklat Prajab Golongan ...

Follow Badiklatda on Twitter