KAB. BEKASI-Siapa bilang buah yang tidak bisa dikonsumsi berarti tak memiliki manfaat sama sekali?. Di Kabupaten Bekasi ada beragam hasil kerajinan yang dibuat dari buah berenuk. Uniknya kerajinan ini sampai menarik minat Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan, untuk melakukan kunjungan ke Sentral Kerajinan Berenuk di Perumahan TNI POLRI Cibarusah Jaya Blok C2 No. 19 Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi, Senin (6/2/2017).

Buah berenuk atau biasa juga dikenal buah maja ini berwarna hijau, mirip buah jambu bali dan memiliki bau yang cukup pekat, namun tidak bisa dikonsumsi karena rasanya yang pahit. Tumbuhan asal Amerika Tengah dan Amerika Selatan Tropis ini hidup liar di kebun-kebun warga sebagai pembatas lahan. Biasanya warga memanfaatkan buah berenuk sebagai pembasmi hama tikus dan bahan pakan obat ternak sapi. Selain itu, buah berenuk yang cukup melimpah terbuang sia-sia.

Adalah Dadi Suryadi, yang berhasil menyulap buah bernama latin Crescentia Cuteje ini menjadi kerajinan yang bernilai seni dalam bentuk toples, gantungan kunci, hiasan, bahkan tas. Dadi menjelaskan, sebelum diolah menjadi kerajinan, buah berenuk harus terlebih dahulu dikeringkan dengan cara dijemur selama kurang lebih dia minggu. Setelah kering, isi buah berenuk yang seperti serat dikeluarkan hingga kosong, lalu dihaluskan dan dilakukan pengecatan dengan motif-motif yang beragam.

"Sudah dicoba dikeringkan dengan cara dibakar dan di oven, namun ternyata hasilnya jelek. Harus selalu kering oleh matahari," jelas Dadi.

"Yang dijadikan kerajinan itu buah yang tua, kalau yang muda dijadikan pakan obat sapi. Isi buah yang kering juga bisa dijadikan pupuk organik, biar ga terbuang," sambungnya.

Melihat keunikan kreatif ini, Netty mengungkapkan bahwa perlu adanya pembinaan khusus agar potensi kriya ini dapat berkembang. Pembinaan tersebut mencakup pemilihan bahan baku yang berkualitas, survei minat pasar, penyebaran pemasaran hingga bantuan permodalan. Untuk itu Netty mengarahkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bekasi agar dapat berkoordinasi dengan pihak provinsi dalam membantu pembinaan produksi kerajinan buah berenuk ini.

"Perlu ada pembinaan untuk mengembangkan kerajinan ini. Biasanya produk lokal kita kalah bersaing karena terbentur masalah kualitas, ini salah satunya yang harus dibenahi," pungkas Netty.

"Kalau sudah produktif, sentra kriya ini bisa berdampak pada tenaga kerja juga. Ibu-ibu disini bisa dipekerjakan, daripada jadi TKW," lanjutnya.

Sumber ( http://www.jabarprov.go.id/index.php/news/21218/2017/02/07/Kerajinan-Berenuk-Cibarusah-Pikat-Minat-Netty )

MyLiveChat

Berita Foto

OL From Cianjur

Penerimaan Obsevasi Lapangan (OL) Peserta Diklat ...

Pameran Inovasi ...

Pembukaan Diklat ...

Pembukaan dan pengarahan Diklat Prajab Golongan ...

Follow Badiklatda on Twitter